Peran ginseng pada sistim reproduksi pria ternyata bukan sekedar mitos. Sejumlah penelitian pada hewan mengindikasikan adanya peningkatan kadar testosteron dan produksi sperma. Sejumlah penelitian di Korea telah membuktikan bahwa risiko penyebaran kanker pada mereka yang mengkonsumsi ginseng Panax hanya setengah dan jumlah mereka yang tidak mengkonsumsinya sama sekali.
Zat-zat aktif pada ginseng membantu proses penyembuhan dengan cara merangsang pembentukan antibodi tertentu. Zat-zat ini turut melancarkan pembentukan hormon dan sperma dengan cara melebarkan saluran pembuluh darah pada alat reproduksi pria. Ginseng juga dapat digunakan untuk mengatasi Ielah berkepanjangan (fatigue) dan efek samping stres pada tubuh, serta mengembalikan vitalitas setelah sakit lama. Menurut ahli-ahli tanaman obat China, ginseng China lebih cocok untuk sistim hormon laki-laki dan ginseng Siberia untuk perempuan, terutama yang siklus haidnya sering tidak teratur. Ginseng Amerika yang bersifat dingin (Yin) lebih sering digunakan sebagai tonik dan untuk mengobati gangguan pada saluran pencernaan.
Asupan sebaiknya dimulai dengan dosis kecil dulu dan secara bertahap ditingkatkan sampai dosis yang dianjurkan. Batas pemakaian adalah 500 mg sehari. Ginseng sebaiknya tidak dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang. Paling banyak tiga atau empat kali dalam setahun, selama satu sampai dua minggu saja.
Ginseng tidak akan menimbulkan masalah jika dikonsumsi dengan cara yang benar. Pemakaian berlebihan dilaporkan dapat menimbulkan gangguan emosi, gangguan tidur, tekanan darah naik, sakit kepala dan sakit perut/diare. Untuk mengatasi efek tak nyaman tersebut dengan mengurangi dosisnya.
Jika anda ingin meningkatkan daya seksual dan vitalitas anda, coba lah mengkonsumsi ginseng korea karena ginseng sangat bermanfaat sebagai anti aging.
